Tiap Hujan Selalu Banjir, Kini Waru Jadi Daerah Langganan Banjir Setelah Tanggulangin

SIDOARJO – Sambat jadi langganan banjir ketika hujan turun, warga Desa Wedoro dan Kureksari bingung tak pernah ada solusi konkrit dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo.

Dua desa yang berada di Kecamatan Waru tersebut kini menjadi titik rawan banjir ketika hujan lebat turun.

Samadi warga Desa Kureksari mengatakan, jika banjir yang ada didaerahnya ialah banjir yang selalu datang tiap kali hujan.

Menjadi daerah langganan yang sering terdampak banjir, warga Desa Wedoro dan Kureksari sambat tak pernah ada solusi konkrit dari Pemerintah.

Dua desa yang berada di Kecamatan Waru tersebut menjadi titik rawan banjir ketika hujan tiba.

Samadi warga Desa Kureksari menuturkan jika banjir yang melanda wilayahnya merupakan banjir tiap kali hujan datang.

“Banjirnya itu mas tiap hujan, bukan tiap tahun,” ujarnya. Jumat (11/3/2022)

Air yang menggenang di jalan raya RT 1 RW 2 Kureksari yang langsung mengarah ke timur menjadi keluhan para warga setiap musim penghujan tiba.

“Kalau pas hujan deras banget bisa sampek masuk rumah warga yang dekat jalan. Ini saja baru nguras,” tambah Sumadi.

Hal yang sama diungkapkan oleh Rafi warga Desa Wedoro RT 1 RW 2, ia mengatajan jika hal ini merupakan siklus tahunan yang menurutnya tidak ada solusinya.

“Mau ganti Gubernur, Bupati, atau Lurah sampek sekarang ya memang begini kalau hujan. Paling pejabat-pejabat kesini cuman ngukur ketinggian air dan tanya warga sebentar setelah itu pergi,” tegas Rafi saat ditemui di lokasi.

Menurut Kepala Bidang Irigasi dan Pematusan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) Rizal Asnan memaparkan hingga saat ini pihaknya berusaha mempompa air dari 5 titik ke sungai yang ada di wilayah Waru.

“Pompa kita sudah nyala dan kita sudah upgrade kapasitas penyedotannya dari 200 liter/detik menjadi 500 liter/detik,” paparnya.

Selain itu menurut Rizal, dua faktor yang mengakibatkan air menggenang tinggi adalah pasangnya air laut hingga 110cm dan hujan deras yang mengguyur wilayah Sidoarjo.

“Insyaallah segera teratasi seiring optimalnya pompa,” pungkasnya.