Sumail Abdullah Ajak Warga Rawat Keragaman Budaya Melalui Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan

BANYUWANGI – Melalui Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang telah memasuki tahap I, Anggota DPR-RI Sumail Abdullah ajak warga untuk merawat seluruh keragaman budaya melalui nilai-nilai Pancasila.

Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Berlian Abadi, Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi tersebut digelar guna mengajak warga Kecamatan Kalipuro untuk mengenal serta memahami keragaman yang ada di wilayahnya adalah salah satu hal yang harus dijaga.

Sumail Abdullah dalam sambutannya memaparkan bahwa Pancasila sebagai dasar Negara Indonesia menjadi cikal bakal keberagaman untuk seluruh masyarakat Indonesia, khususnya bagi warga Kecamatan Kalipuro.

“Melalui Sosialiasi Empat Pilar Kebangsaan ini, saya ingin menyampaikan kepada bapak dan ibu sekalian untuk lebih memahami keberagaman suku, ras dan budaya itu bagian dari nilai-nilai yang dilahirkan Pancasila. Kita sebagai warga negara wajib mengenal dan mengetahui itu sebagai landasan kita hidup di tengah masyarakat,” Ujar Sumail Abdullah. Senin (28/03/2022).

Lebih lanjut, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Komisi V tersebut mengenalkan kepada masyarakat mengenai apa itu Empat Pilar Kebangsaan dan perlunya memahami nilai-nilai luhur dalam kehidupan bermasyarakat.

“Dalam memahami pilar-pilar kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika tersebut, kita bukan hanya sekadar memahami apa yang tertuang. Namun harus ada satu contoh yang menggerakkan kita untuk belajar terhadap pondasi tersebut,” Tambah Anggota DPR RI Komisi V tersebut saat memberi sambutan.

Menurutnya, sebagai salah satu Anggota Komisi V DPR RI yang juga legislator dari Parta Gerindra tersebut berharap jika kedepan, masyarakat tidak mudah dipecah belah atau terprovokasi oleh beberapa pihak yang memang ingin memecah belah bangsa.

“Ini menjadi modal bagi kita semua, untuk dapat mengaplikasikan Nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan ini menjadi satu kesatuan yang utuh. Kita berada ditengah keberagaman dan negara ini dibentuk diantaranya karena keberagaman. Jadi perbedaan soal agama, ras, suku dan budaya hendaknya tidak menjadi persoalan serius. Karena kita memang dilahirkan dari perbedaan atau berbeda-beda tapi tetap satu,” Pungkas Sumail Abdullah yang juga putra asli daerah Banyuwangi.