Kenaikan Pengunjung Pasar di Kota Bandung Mencapai 20 Persen

BANDUNG – Geliat ekonomi sudah mulai nampak di sejumlah pasar di Kota Bandung. Hal ini terlihat dari peningkatan pengunjung sekitar 10 hingga 20 persen di masa Ramadan ini. Diharapkan, ekonomi di Kota Bandung terus tumbuh pascapandemi Covid-19.

“Dari transaksi memang kelihatannya membaik atau terjadi pergerakan, sehingga kita harapkan ekonomi semakin bertumbuh setelah kita selama dua tahun terakhir mendapatkan cobaan hingga harus memberlakukan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) ,” kata Dirut Perumda Pasar Juara Kota Bandung, Herry Hermawan, di Bandung, Selasa, 19 April 2022.

Kondisi ini, ungkap Herry, dipengaruhi oleh mulai menurunnya angka Covid-19 dan vaksinasi 1,2 dan booster yang dilakukan penjual serta pembeli. Sehingga pembeli mulai nyaman datang ke pasar dan aktivitas pun meningkat menuju normal.

“Ada pengaruh dari sudah dilakukannya pemberian vaksin hingga booster bagi pedagang dan konsumen sehingga orang tidak ragu mengunjungi pasar,” katanya.

Pertumbuhan transaksi juga mulai membaik di Pasar Andir Trade Center selepas dua tahun terpuruk akibat pandemi. Untuk lebih memberikan kenyamanan pada pengunjung, PT Aman Prima Jaya (APJ) sebagai pengelola Pasar Andir mulai melakukan serangkaian renovasi di dalam dan luar gedung pasar.

“Menyambut atmosfer positif yang terlihat dari jumlah kunjungan dan bergulirnya transaksi pedagang pasar, kami terus melakukan pembenahan untuk melayani pedagang dan pembeli. Ini momentum baik, terutama di bulan suci Ramadan. Kami tentu berharap berkah dari bulan baik ini,” kata Direktur PT APJ Gilang Jalu saat ditemui di Pasar Andir Trade Center, Selasa, 18 April 2022.

Dikatakannya, pembenahan ini dilakukan untuk menjamin kenyamanan berbelanja di Pasar Andir. Renovasi yang dilakukan seperti penggantian lantai dan porcelain, atap bangunan, hingga perbaikan sistem saluran air di sekitar gedung.

“Sekarang sudah tidak ada banjir di Pasar Andir. Maintenance gardu listrik dan lain-lain juga terus dibenahi. Termasuk soal parkir yang terus ditata. Sekarang memakai gate. Jadi memakain gate elektronik,” ujarnya.

Selain itu, ungkap Jaku,,fasilitas layanan bagi pedagang juga ditingkatkan. Jika pedagang melaporkan klaim kerusakan, akan ditangani cepat oleh PT APJ.

“Ya, sebagaimana service area, kita terus meningkatkan layanan profesional bagi pedagang yang sudah menyewa. Dengan begitu otomatis bakal memberi kenyamanan bagi pengunjung,” kata Jalu.

PT APJ juga mulai membuka komunikasi dengan perbankan, untuk membuka pelayanan pembelian dan pembayaran cashless atau nontunai. Papan QR Code juga mesin EDC akan disebar di outlet pedagang.

“Kita coba memperluas cakupan pelanggan yang selama ini sudah terbiasa memanfaatkan layanan digital. Di sini kami mengedukasi pedagang untuk bisa melayani pembeli dengan transaksi yang makin dipermudah,” katanya.

Baca Juga: Sebuah kamera dipasang dalam kuburan dengan mayat: Rekamannya akan mengejutkan

Dijelaskannya, PT APJ akan mulai menata PKL di sekitar gedung. Bahkan, PT APJ sedang mematangkan rencana untuk mempercantik gedung dan kawasan menjadi lebih modern sehingga fungsi pasar akan didukung kenyamanan dan keamanan di pasar yang dikenal dengan produk fesyen ini.

“Ini ke depan Pasar Andir akan rebranding menjadi Pusat Grosir terlengkap di Kota Bandung. Kita ingin menyamakan hitsnya Mangga Dua Jakarta. Kalau Jakarta punya Mangga Dua, Bandung punya Pasar Andir,” tutur Jalu.

Jalu mengatakan, rencana besar yang akan diterapkan untuk memajukan Pasar Andir dan perekonomian Kota Bandung ini merupakan langkah serius PT APJ bermitra dengan PD Pasar Juara.

“Tentu kami sungguh-sungguh menjaga amanah yang dipercayakan PD Pasar. Kami ingin melakukan yang terbaik bagi Kota Bandung. Sudah saatnya Bandung memiliki pasar yang representatif di mata nasional, bahkan pengunjung dari negara tetangga,” ujar Jalu.

Sebagai penguat sektor kesehatan, PT APJ juga menggelar vaksinasi booster gratis bersama Polsek Andir, di rooftop Pasar Andir Trade Center. Layanan vaksinasi ini untuk mempercepat pemulihan dari pandemi sekaligus mendukung target capaian vaksin booster Pemerintah Kota Bandung.***