Kasubditkes Puspenerbal: Ada 4 Manfaat Vaksin Covid-19 yang Didapat

SIDOARJO – Pusat Penerbangan TNI Angkatan Laut (Puspenerbal) terus melaksanakan vaksinasi bagi prajurit dan keluarga besar TNI serta masyarakat umum.

Ini terlihat dengan terus digelarnya vaksinasi oleh Rumkital dr. Soekantyo Jahja Lanudal Juanda Puspenerbal Kegiatan vaksinasi dosis 3 atau booster ini dilaksanakan setiap jam kerja dimulai dari pukul 08.00 s.d 13.00 WIB yang pelaksanaannya di Rumkital dr. Soekantyo Jahja. Vaksin yang digunakan adalah vaksin pfizer.

Kasubditkes Puspenerbal Letkol Laut (K) Joko Haryono mengatakan kegiatan vaksinasi ini kita gelar terus selama jam kerja, dengan vaksinasi booster untuk prajurit TNI khususnya prajurit Puspenerbal dan keluarganya serta masyarakat umum. Vaksinasi ini unutk menekan penyebaran kasus covid-19 omicron yang mana penularan omicron ini lebih cepat dari covid-19 delta.

Lanjut Joko, dengan vaksinasi covid-19 ada 4 manfaat yang kita dapatkan diantaranya, pertama merangsang sistem kekebalan tubuh dimana vaksin yang terdiri dari berbagai produk biologi dan bagian dari virus yang sudah dilemahkan yang disuntikkan ke dalam manusia, akan merangsang timbulnya imun atau daya tahan tubuh seseorang.

Kedua mengurangi risiko penularan, setelah tubuh seseorang yang telah disuntikkan vaksin, akan merangsang antibodi untuk belajar dan mengenali virus yang telah dilemahkan tersebut. Dengan demikian, tubuh akan mengenai virus dan mengurang risiko terpapar.

“Ketiga mengurangi dampak berat dari virus, dengan kondisi kekebalan tubuh yang telah mengenali virus, maka jika sistem imun seseorang kalah dan kemudian terpapar, maka dampak atau gejala dari virus tersebut akan mengalami pelemahan. Keempat mencapai herd immunity, yaitu semakin banyak individu yang melakukan vaksin di sebuah daerah, maka herd immunity akan tercapai, sehingga meminimalisir risiko paparan dan mutasi dari virus Covid-1”. Selasa (15/3/2022).

Diharapkan masyarakat akan mendapatkan kesadaran bersama tentang penting nya melakukan vaksinasi di tengah pandemi yang melanda saat ini, jelas Kasudbitkes.