Kadinkes Sidoarjo : Seluruh Sekolah Harus Menaati Juknis

Siswa SMP di Sidoarjo yang melaksanakan pertemuan tatap muka disekolah. Krisna/Celah.id

SIDOARJO – Setelah ada temuan 25 siswa SMAN 3 Sidoarjo terpapar Covid-19, Di as Kesehatan Kabupaten Sidoarjo bersama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo terus berkoordinasi terkait penyebaran kasus Covid-19 di Sidoarjo yang sedang melonjak.
Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo drg Syaf Satriyawarman mengatakan jika ditemukan kasus positif Covid-19 di sekolah dengan hasil testing 15 persen positif jika dibandingkan dengan jumlah sasaran, PTM dihentikan.
’’Aturannya, jika temuan positif mencapai 5 persen, PTM sementara dihentikan semua. Tapi, kami kembalikan lagi ke pihak sekolah yang memiliki kewenangan penuh,’’ katanya. Jumat (4/2/2022).
Sementara itu, Kepala Seksi Pembinaan Sekolah dan Pengembangan Pendidikan Dispendikbud Sidoarjo Ni Ketut Murniati mengatakan, sudah ada dua SD swasta di Kecamatan Waru dan satu SDN di Kecamatan Tarik melakukan PJJ.
“Iya ada laporan positif Covid-19,” katanya.
Sedangkan, Kasi Kurikulum dan Evaluasi Pendidikan Charis Achmadi menambahkan di jenjang SMP sampai saat ini, belum ada laporan.
“Belum ada. Nanti apakah PTM lanjut atau tidak, menunggu hari Sabtu setelah sampling swab dari Dinkes,” katanya.
Sementara itu, menurut Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Sidoarjo Muhammad Atho’illah mengatakan, selain SD, kasus konfirmasi positif juga ditemukan di tiga SMAN. Yakni SMAN 3 Sidoarjo, SMAN 1 Sidoarjo dan SMAN 1 Taman.
Sebelumnya, pada kasus temuan positif Covid di sekolah, ada yang menghentikan sementara PTM untuk semua jenjang. Ada juga yang hanya untuk kelas dengan temuan siswa positif. Namun, di tiga sekolah tersebut, persentase temuan positif Covid kurang dari 5 persen.